Sumber: http://eltelu.blogspot.com/2012/09/cara-membuat-tab-menu-horizontal.html#ixzz2BUn2TQsY




Cari Misteri

Pedang Legendaris Yang Tertancap Dalam Batu

Agan pernah dengar cerita pedang excalibur punya Raja Arthur yang tertancap dalam sebuah batu besar? Atau mungkin agan pernah nonton filmnya? Tahukah agan bahwa pedang yang tertancap dalam batu benar2 ada? Pedang itu tidak akan kita temukan di Inggris, tapi ada di Italia. Pedang tersebut dapat kita lihat di dalam kapel Montesiepi, dekat reruntuhan Santo Galgano di Chiusdino, Tuscany, Italia.
Spoiler for Kapel Montesiepi:
Spoiler for Reruntuhan Biara Santo Galgano:
Pedang tersebut adalah milik Galgano Guidotti yang lahir pada tahun 1148 di dekat Chiusdino. Setelah menghabiskan masa mudanya sebagai seorang ksatria yang berani, pada tahun 1180 Galgano memutuskan untuk mengikuti kata-kata Yesus dan pensiun sebagai seorang pertapa di dekat kota kelahirannya. Dia menancapkan pedangnya ke sebuah batu sebagai salib untuk berdoa. Satu tahun kemudian Galgano meninggal, dan tahun 1185 Paus Lusius III menyatakan dia sebagai seorang santo.
Spoiler for Lukisan Santo Galgano:
Menurut legenda, setelah kematian Galgano, banyak orang telah mencoba untuk mencuri pedang tersebut. Di dalam kapel kita dapat melihat mumi tangan seorang pencuri yang mencoba untuk menghapus pedang dan kemudian tiba-tiba dibantai oleh segerombolan serigala liar.
Spoiler for Penampakan Pedang Legendaris:
Spoiler for Penampakan Lain Pedang Legendaris:
Sementara pedang itu dianggap palsu selama bertahun-tahun, studi baru2 ini memeriksa pedang dan tangan tersebut, dan hasilnya adalah logam dan gaya pedang tersebut sesuai dengan logam dan gaya pedang yang dipakai pada akhir tahun 1100 - awal tahun 1200. Ini mungkin berarti bahwa cerita pedang Inggris yang tertancap di batu didasarkan pada pedang Guidotti di Italia. Hari ini pedang tersebut telah dilindungi oleh layar Perspex agar pedang tersebut tidak tercabut dari batu tersebut.





sumber :http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2949716

0 comments:

Posting Komentar