Sumber: http://eltelu.blogspot.com/2012/09/cara-membuat-tab-menu-horizontal.html#ixzz2BUn2TQsY




Cari Misteri

NABI DAN RASUL - ABJAD ARAB

“ Hanya 25 Nabi dan Rasul yang namanya disebutkan jelas dan wajib diimani bagi Muslim. Enam diantaranya, terpilih menjadi judul surat. Satu hal, sangat menarik, nama Nuh, Ibrahim dan Muhammad, dalam urutan abjad Arab - menunjukkan jumlah ayat masing-masing surat di Kitab Mulia. Ini bentuk kode lain dari kripto”.

Senin 7 Juni 2010

Peringatan : Materi Rumit !!
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgjmT1s8hD12vrscdi2Y9RsM3t78DX-yJr5u8UqFpT0vqOzCBCkejwPbD3wkh4pdl3EC_bTwpNeF1Xey9UAGV1mXMr26nzTEslqjb0Bg2RtrksUJEcqF1rFOhWGcFSi3U8Blrd_2xAlOEc/s1600/album-65440-l.jpg
Mari kita mulai dengan sesuatu yang tidak lazim, tetapi penting untuk dipahami.

Jika saja planet Bumi ini boleh kita sebut sebagai wilayah satu RT, Rukun Tetangga – maka kita berada di RT 03, karena planet Bumi ada diurutan ke-3 dari Matahari. Rukun Warga Tata Surya, pada kelurahan Galaksi Bima Sakti. Alam Semesta ini terdiri dari ratusan miliar Galaksi – kelurahan - baik kecil, sedang atau besar. Tiap Kelurahan Galaksi memiliki rata-rata ratusan milyar Bintang (RW). Matahari adalah salah satu Bintang di jagad raya. Jadi betapa luasnya jagad raya ini – tidak terbayangkan.
Planet Bumi yang didiami oleh manusia seperti kita ini – hanyalah Titik Biru (Blue Dot) dialam semesta – bahkan lebih kecil dari itu.

Bayangkan begini.

Pada suatu hari Penguasa, sekaligus Pemilik, Pemelihara dan Pencipta Jagad Raya dan isinya ini (Rabb) berkehendak untuk mengirim utusannya (Rasul) yang membawa berita (Naba) ke Bumi, antara lain, memperkenalkan Pemilik Jagad Raya, menyampaikan Kabar Gembira dan Kabar Peringatan, termasuk pelajaran etika dan moral ke masyarakat dilingkungan Bumi, RT 03.

Kata “Nabi” berasal dari kata “naba”, ada yang mengartikan “berita” dan ada yang mengartikan “dari tempat yang tinggi” atau “wawasan yang luas”. Sedangkan wawasan jauh kedepan – disebut “nubuwwah”. Sementara Rasul berasal dari kata “risala”, atau risalah atau “penyampaian”, berupa firman Illahi – yang wajib disampaikan kepada umat yang dituju. Seorang Rasul pasti ia seorang Nabi, tetapi Nabi belum tentu seorang Rasul.

Dalam konsep Islam, Adam as adalah duta yang turun ke Bumi dan dijadikan “khalifah” pertama, karena Adam adalah orang yang “berwawasan luas” atau seorang “Nabi”, berbudaya, berakal dan mengenal agama. Kemudian setelah itu, Nabi dan Rasul “dipilih dari masing-masing kaum” (Qs,013:007) yang umumnya ada pada kawasan yang peradabannya tinggi, tetapi masyarakatnya menyimpang dari ajaran-ajaran sebelumnya.

Tradisi Islam mengatakan ada sekitar 124 ribu Nabi di Bumi (diriwayatkan oleh Muhammad bin Al-Husain dari cerita Abu Dzar r.a) dari berbagai jaman dan kaum, diantaranya ada 315 Rasul. Setiap kaum dan jaman selalu ada ” pemberi peringatan” dan yang “memberi petunjuk” (Qs, 013:007) (Qs, 035:024). Namun tidak semua Nabi diberitakan oleh Kitab Mulia (Qs 004:164), dan menurut Ulama yang wajib diimani adalah 25 nama yang disebutkan secara jelas. Kita juga diberitahu, terdapat sejumlah Nabi, yang gugur dalam tugasnya. Dibunuh oleh kaumnya sendiri tanpa alasan yang benar (Qs, 004: 155). Juga disebutkan, seorang yang beriman (mu’min) warga Mesir Kuno sejaman Musa dan Harun dan masih keluarga Fir’aun (Pharaoh) dinasti ke-19, yang menurut sejumlah Ulama – ia adalah Nabi juga (Qs, 040: 028, 030-031). Serta, barangkali pembaca akan heran – ada 3 Rasul yang melakukan tugasnya, namanya tidak disebut. Para penafsir seperti Dr Quraish Shihab, menduga mereka bertugas kedaerah jajahan Yunani, Romawi Timur (kawasan Turki sekarang) bahkan Ke Eropa Barat hingga Rusia, diawal Masehi (Qs, 036: 013 – 019) .

Secara khusus, Nabi dan Rasul yang yang namanya disebut dalam Kitab Mulia – adalah dari jalur keturunan Semith atau Syam (dalam bahasa Arab), putra nabi Nuh as. Misalnya, Ibrahim (Abraham), Luth (Loth), Musa (Moses), Daud (David), Sulaiman (Solomon), Isa (Yesus) hingga Muhammad (Ahmad). Nama 25 Nabi dan Rasul dalam Islam dimulai dari Adam as, berasal dari kata “adamah” bahasa Ibrani, artinya “tanah”. Artinya makhluk yang diciptakan dari “unsur tanah”. Sebagaimana diketahui, basis pembentukan DNA adalah unsur Karbon (C) yang terdapat pada tanah (Sir Martin Rees). Dengan demikian kita dapat menduga banyak nabi yang dikirim oleh Penguasa Jagad raya ini, tersebar dan namanya tidak dikenal, termasuk misalnya Nabi yang boleh jadi dipilih dari bangsa China, Mesir, India, Persia, bangsa Maya atau Aztek di Amerika Latin.

Salah satu Nabi Mesir Kuno yang disebut-sebut sejumlah ilmuwan sejarah adalah Amenhotep ke-4 atau yang dikenal dengan nama Akhenaten, atau Pharaouh (Fir’aun) dinasti ke-18 Mesir Kuno 3300 tahun yang lalu (1352 – 1336 SM) yang mengajarkan agama “Satu Dewa” . Seratus tahunan sebelum Musa datang. Disebut Athen – atau Thian (Cina) dan diterjemahkan sebagai Tuhan dalam bahasa Indonesia.
Athen tersebut didefinisikan sebagai “Dewa Pencipta Langit dan Bumi” digambarkan dengan simbol satu Matahari yang bersinar keseluruh alam semesta. Ajaran cikal bakal monoteis pertama yang dikenal oleh sejarah Mesir kuno. Dimana jauh sebelumnya dilakukan oleh Yusuf (Yoseph), etnis yang berbeda, yang pernah menjadi Raja Muda di Mesir Kuno dengan cara yang lebih baik. Akhenaten berarti hamba Tuhan” dalam bahasa Arab artinya serupa dengan “Abdullah”. Sayang pemerintahannya tidak lama, karena menentang arus utama , yaitu kepercayaan “banyak Dewa” atau “gods”. Bahkan kuburannya dipisah dari makam Keluarga Kerajaan di Lembah Nil.

Itulah cerita ringkas, seluk beluk tentang Nabi, sebelum kita membahas kripto Kitab Mulia yang berhubungan dengan Nabi dan Rasul.

Nah….dari 25 nama Nabi dan Rasul yang namanya diberitakan Kitab Mulia, ternyata yang dipilih menjadi judul surat dalam al Qur’an hanyalah 6 saja, yaitu : Yunus (Yonah) nomor surat 10, Hud nomor surat 11, Yusuf (Yoseph) nomor surat 12, Ibrahim (Abraham) nomor surat 14, Muhammad (Ahmad) nomor surat 47 dan Nuh (Noah) nomor surat 71.

Apa keunikannya?

Kita sekarang membahas tentang kripto, dari kata “cript” yang artinya “tersembunyi”. Kripto adalah bahasa tersembunyi berupa simbol, angka, abjad atau tanda lainnya, misal pengulangan untuk memberi isyarat tertentu, salah satunya verifikasi dan otentitas suatu dokumen.

Ada tiga nama Nabi yang sekaligus menunjukkan jumlah ayat dalam surat. Inilah menurut bahasa kripto, yang paling utama.

Nama Nuh (Noah), Ibrahim (Abraham) dan Muhammad yang posisi nomor suratnya “terlihat acak” sebagian ilmuwan menyebutnya “independent” (71, 47, 14), justru nama abjadnya menunjukkan jumlah ayat. Ini hanya dapat di buka oleh susunan abjad Arab yang spesifik yang hanya populer dikalangan ilmuwan.

Ada dua versi susunan abjad Arab yang dikenal di Indonesia, yang paling populer adalah susunan yang dimulai dengan Alif (A), Baa (B), Taa (T) dan Tsaa (Ts) dan seterusnya, hingga semua 28 huruf Arab. Susunan ini yang biasa diajarkan disekolah-sekolah agama Islam, pesantren, masjid dan UIN. Versi kedua, tidak diketahui oleh khalayak ramai, ini hanya diketahui dilingkungan para akademisi. Tetapi justru susunan ini, yang yang terbukti dapat digunakan sebagai “cipher” atau pembuka kode sandi (kripto) al Qur’an. Terdiri dari 28 huruf Arab, dimulai dengan Alif (A), Baa (B), Jiim (J) dan Daal (D), dari keempat susunan huruf tersebut muncul kata “ABJAD” atau yang bermakna “HURUF”.

Susunan lengkap sebagai berikut, mengikuti transliterasi Departemen Agama:

(1)Alif, (2)Baa, (3)Jiim, (4)Daal), (5)Haa (seperti pada haadzaa), (6)Waw, (7)Zaay, (8)Haa (seperti pada hasanatun), (9) Thaa, (10)Yaa, (11)Kaaf, (12)Laam, (13)Miim, (14)Nuun, (15)Siin, (16)’Ain, (17)Faa, (18)Shaad, (19)Qaaf, (20)Raa,(21)Syiin, (22)Taa, (23)Tsaa, (24)Khaa, (25)Dzaal, (26)Dhaad, (27)Zhaa, (28)Ghain.

Susunan diatas yang berupa “cypher” telah dikenal lama ribuan tahun yang lalu, karena terdapat pada artifak kuno yang ditemukan dikota lama Ebla, ibu kota kuno Siria, tahun 325 SM. Kurang lebih sama tuanya dengan hirogliph yang dikenal di Mesir kuno. Serupa yang digunakan oleh bahasa Ibrani, dan Aramik. Susunan Arab ini awalnya hanya 22 huruf saja, kemudian diperbarui dan ditambah 6 huruf lagi semasa dinasti Nabatea di Yordania – Nabatea diambil dari salah satu keturunan Ismail as “Nabit” yang mendirikan dinasti Nabatea. Kira-kira demikian sejarah singkat susunan abjad Arab.

Mengapa disebut pembuka kode, atau cipher?

Mari kita lihat.

Nama NUH terdiri dari 3 abjad Arab, Nuun (14), Waw(6) dan Haa (8). Lihat tabel urutan diatas, jumlah angkanya adalah, 14 + 6 + 8 = 28, dan 28 adalah jumlah ayat pada surat Nuh.
Nama IBRAAHIM dalam bahasa Arab terdiri dari 7 abjad, Alif (1), Baa (2), Raa (20), Alif(1), Haa (5), Yaa (10) dan Mim (13). Haa disini tidak sama dengan Haa pada nama Nuh. Jumlah angkanya adalah, 1 + 2 + 20 + 1 + 5 + 10 + 13 = 52. Kita tahu jumlah ayat surat Ibrahim juga 52.

Apakah ini kebetulan?
Jawabnya , tidak. Ini contoh lain.

Perhatikan nama MUHAMMAD. Terdiri dari 4 abjad Arab, Mim (13), Ha (8), Mim (13), dan Daal (4). Jumlah angka urutannya adalah, 13 + 8 + 13 + 4 = 38. Demikian juga, surat Muhammad memiliki jumlah ayat 38.

Ini adalah bentuk kripto sendiri yang mengatakan kepada pembaca beriman, bahwa penyusun Kitab ini bukan manusia, apalagi manusia abad ke-7. Kita tidak dapat membayangkan, berpikirpun tidak, bahwa nama-nama Nabi tertentu sesuai dengan jumlah ayat pada surat yang berjudul nama Nabi tersebut.

Bagi pembaca yang memahami bahasa angka, kode diatas menunjukkan bahwa nama-nama yang disebut diatas adalah benar Nabi atau Rasul adanya. Menurut bahasa Kripto, hanya 3 Nabi yang memiliki keistimewaan, selain dipilih sebagai judul surat juga namanya menunjukkan jumlah ayat masing-masing surat.

Kitab Mulia memiliki kripto bervariasi, (1) ada yang menggunakan bilangan prima, (2) simbol abjad, (3) al jum’al atau nilai abjad Arab, (4) kode biner, (5) angka-angka ajaib dalam matematika, (6) pengulangan kata atau kalimat tertentu dan (7) seperti contoh diatas, dengan urutan abjad Arab. Semua ini dikombinasikan dengan gaya bahasa, nada dan irama serta isi dan makna yang membentuk satu kesatuan, sedemikian rupa – hingga sulit ditiru oleh siapa saja.

Salam
Arifin Mufti
West Java, Indonesia.
www.facebook.com/topic.php?uid=56010311874&topic=14954

Perhitungan Umur Umat Islam

Tulisan di bawah ini berisi Perhitungan Umur Umat Islam menurut 3 ulama besar:
1. Al Hafidz Ibnu Hajar al-Asqalani dari Mazhab Syafi’i
2. Jalaluddin As Suyuthi (Imam Suyuthi)
3. Imam Ibnu Rajab al Hanbali

Sumber tulisan: http://yasreza.multiply.com/journal/item/9/Perhitungan_Umur_Umat_Islam_I...
========================================================================
PERHITUNGAN UMUR UMAT ISLAM dan TAHUN KEDATANGAN IMAM MAHDI
Segala pemujaan dan pujian hanyalah bagi ALLAH yang Maha Suci dan Maha Agung. Satu-satunya Tuhan yang harus disembah. Tidak ada sekutu bagi ALLAH sang penguasa alam ghaib, DIA pemilik segala rahasia dan ditangan ALLAH langit dan bumi. Salam dan selawat senantiasa tercurah kepada insan utama Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam pemimpin kaum mukmin.
Presentasi ini membahas perkara perhitungan umur umat Islam, yang belum pernah dipublish secara berantai lewat mailing list, insya ALLAH hanya di milis Cinta-Rasul. Perkara ini sangatlah besar dan menurut sebagian manusia dianggap sebagai khurafat dan bidaah, tetapi bagi kita kaum Ahlus Sunnah (Sunni) adalah lebih baik mengambilnya sebagai iktibar agar kita senantiasa bersiap diri menghadap ALLAH subhanahu wa ta’ala. Kita tahu bahwa urusan kiamat adalah hak mutlak milik ALLAH saja, bahkan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam juga tidak mengetahuinya, namun beliau mengisyaratkan tanda-tandanya. Dan adalah kita berusaha untuk memahaminya.
Ingat! Kita adalah kaum ahlus sunnah, tujuan presentasi kita ini hanya menyeru kepada manusia agar senantiasa mengingat ALLAH agar berbakti kepada-NYA dengan bersegera mengerjakan perintah-NYA dan menjauhi larangan-NYA. Time is running away. Janganlah kita mati dengan membawa kebodohan dan kedunguan kita yang tidak mempergunakan mata, telinga, otak, akal dan hati yang telah diberikan ALLAH subhanahu wa ta’ala untuk melihat tanda-tanda kekuasaan-NYA Yang Maha Besar.
Pada file ini kita hanya mengambil 3 pendapat dari ulama-ulama yang terkenal dalam ajaran Ahlussunnah wal Jamaah yaitu dari:

1. Al Hafidz Ibnu Hajar al-Asqalani dari Mazhab Syafi’i
2. Jalaluddin As Suyuthi (Imam Suyuthi)
3. Imam Ibnu Rajab al Hanbali
Kita menganggap pendapat mereka bertiga sangat rasional, sehingga sebagaimana tujuan para Imam itu menyeru kepada manusia agar senantiasa bersiap diri dan mengerjakan amal ibadah yang banyak, maka demikian pula halnya dengan kita yang berharap agar manusia yang tertidur kembali terjaga, agar manusia yang lalai dalam agamanya menjadi kembali kepada sunnah Rasulnya, dan agar kita mati dan menghadap ALLAH subhanahu wa ta’ala dalam keadaan ridha dan diridhai.

abillahit taufiq wal hidayah.
AL HAFIDZ IBNU HAJAR
Menurut pendapat Ibnu Hajar:
Umur umat Yahudi adalah umur umat Nasrani ditambah dengan umur umat Islam.

Para ahli sejarah mengatakan bahwa Umur umat Yahudi yang dihitung dari diutusnya Nabi Musa alaihis salam hingga diutusnya Nabi Isa alaihis salam adalah 1500 tahun.
Kemudian dengan adanya hadis:
Dari Salman Al Farisi ia bercerita bahwa “Masa-masa antara Isa dan Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam adalah selama 600 tahun”. [HR. Bukhari]
Sehingga umur umat Nasrani yang dihitung dari sejak diutusnya Nabi Isa (Yesus) alaihis salam hingga diutusnya Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam adalah 600 tahun.
Sehingga akan didapat:
Umur Yahudi = Umur Nasrani + Umur Islam
1500 tahun = 600 tahun + 900 tahun
Kemudian Ibnu Hajar dalam Kitabnya mengatakan adanya tambahan 500 tahun sesuai hadis marfu yaitu:
Dari Sa’ad bin Abu Waqqash, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda: “Sesungguhnya saya berharap agar umatku tidak akan lemah di depan Tuhan mereka dengan mengundurkan (mengulurkan) umur mereka selama setengah hari”. Kemudian Sa’ad ditanyai orang: Berapakah lamanya setengah hari itu? Ia (Sa’ad) menjawab: “Lima ratus tahun”.
[hadis shahih riwayat Ahmad, Abu Dawud, Al Hakim, Abu Nu’aim dan disahihkan oleh Al Albani]
Jadi total umur Islam menurut Ibnu Hajar adalah 900 + 500 tahun = 1400 tahun lebih, belum termasuk tambahan (karena tidak mungkin umur itu bernilai genap)
Sekarang kita berada di tahun 1427 Hijriah (2006 Masehi), berarti sudah melewati lebih dari 1400 tahun itu. Sedangkan tambahan yang dimaksud itu mungkin adalah umur Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, karena Islam adalah agama yang dibawa oleh beliau. Juga ditambah dengan 13 tahun karena awal penulisan tahun Hijriah dimulai pada saat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam hijrah ke Madinah. Dan 13 tahun adalah ketika beliau di Makkah.
Sehingga umur Islam adalah:
1400 + 63 (umur Nabi) + 13 (tahun sebelum hijrah) = 1476 tahun
Jika dikurangi dengan masa kita hidup ini yaitu 2006 Masehi atau 1427 Hijirah, berarti 1476 – 1427 = 49 tahun.
“49 tahun adalah sisa umur umat Islam dari hari ini.”
Apakah pada tahun 2055 Masehi Islam sudah hilang dari muka bumi???
Hanya ALLAH yang mengetahuinya. Maka sebagai manusia yang berakal dan beriman, sudah sepantasnya kita bersiap dan berbenah diri dengan mempersiapkan dan memperbaiki segala amal ibadah.
IMAM AS SUYUTHI
Menurut Imam Suyuthi:
Umur umat Islam adalah jumlah umur dunia dikurangi dengan umur-umur Nabi/Rasul sejak Nabi Adam alaihi salam hingga diutusnya Nabi Muhammad SAW

Perhitungan umur umat Islam menurut beliau terdiri dari 3 materi yaitu:
(1)Perhitungan umur dunia
(2)Perhitungan umur umat-umat yang terdahulu sejak Nabi Adam hingga diutusnya Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam
(3)Perhitungan jarak waktu sejak ditutupnya pintu taubat (yaitu sejak matahari terbit di barat) hingga ketika Tiupan Pertama sangkakala kiamat.
Dimana kemudian akan didapat rumus bahwa:
Umur umat Islam = [1. Umur dunia] – [2. Umur umat terdahulu] – [3. Jarak waktu]
(1) PERHITUNGAN UMUR DUNIA
Dari Abu Hurairah ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Hari yang terbit matahari padanya yang paling baik adalah hari jumat, pada hari itu Adam diciptakan, pada hari itu ia dimasukkan ke dalam surga, pada hari itu pula ia dikeluarkan darinya, dan tidak akan terjadi hari kiamat kecuali pada hari jumat.
[HR. Muslim, Tirmizi & Ahmad]
Dari hadis diatas diketahui bahwa perhitungan umur dunia dihitung sejak dikeluarkannya Nabi Adam alaihis salam ke bumi hingga saat kiamat adalah dari hari Jumat ke hari Jumat, yaitu berlalu selama 1 minggu akhirat (7 hari akhirat).
Sedangkan dalam Al Quran surah 32 As Sajdah ayat 5 yang berbunyi:
“DIA mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada-NYA dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu”.
Maka dapat diketahui bahwa 1 (satu) hari disisi ALLAH itu adalah 1000 tahun dunia. Jadi umur dunia adalah 7000 tahun.
2) PERHITUNGAN UMUR UMAT YANG TERDAHULU
Dari Ibnu Abbas, dari (cerita) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam (kepadanya), kemudian ia berkata: “Umur Adam adalah 1000 tahun”. Kemudian ia berkata: Antara Adam dengan Nuh adalah 1000 tahun, dan antara Nuh dengan Ibrahim adalah 1000 tahun, dan antara Ibrahim dengan Musa adalah 700 tahun, dan antara Musa dengan Isa adalah 1500 tahun, sedangkan antara Isa dengan Nabi kita adalah 600 tahun.
[HR. Hakim]
Jadi dapat dihitung bahwa masa (umur umat terdahulu) adalah 1000 + 1000 + 700 + 1500 + 600 = 4800 tahun.
Nabi Adam adalah manusia pertama, sehingga umur dunia tidak dihitung dari tahun sebelum Adam, melainkan dihitung sejak beliau diturunkan ke bumi.
(3) PERHITUNGAN WAKTU ANTARA TERBITNYA MATAHARI DARI ARAH BARAT HINGGA DITIUPNYA SANGKAKALA KIAMAT
Hadis-hadis yang menerangkan tentang perhitungan waktu ini adalah:
1. Dari Abdullah bin Umar, ia berkata: “Manusia akan menetap setelah terbitnya matahari dari tempatnya terbenam selama 120 tahun.”
(hadis shahih mauquf riwayat Ahmad, Thabrani, Ibnu Abu Syibah dan Abdul Razzaq, Al Haitsami mengatakan para perawinya wara dan terpercaya)
2. Dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: Jarak waktu antara dua tiupan itu adalah empat puluh. Mereka bertanya: Wahai Abu Hurairah, apakah 40 hari? Ia menjawab: Aku tidak dapat menyebutkan. Mereka bertanya lagi: 40 bulan? Ia menjawab (kembali): Aku tidak dapat menyebutkan. Mereka bertanya lagi: 40 tahun? Ia (kembali) menjawab : Aku tidak dapat menyebutkan. Kemudian ALLAH menurunkan hujan, sehingga mayat-mayat tumbuh (bangkit) seperti tumbuhnya tanaman sayuran. Tidak ada satu bagian tubuh manusia kecuali semua telah hancur selain satu tulang, yaitu tulang ekornya dan dari tulang itulah jasad manusia akan disusun kembali pada hari kiamat.
(HR. Bukhari, Muslim, Nasai, Abu Dawud, Ibnu Majah, Ahmad & Malik)
3. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: ALLAH mengumpulkan orang-orang yang awal dan orang-orang yang yang terakhir pada suatu hari yang dimaklumkan yaitu selama 40 (empat puluh) tahun dalam keadaan menengadah dan membelalakkan kedua mata mereka ke langit untuk menunggu keputusan pengadilan dan ALLAH akan turun dalam lindungan awan-awan.
(Hadis hasan riwayat Adz Dzahabi dan dihasankan pula oleh Al Albani)
4. Dalam suatu hadis shahih (dari Saad bin Abi Waqash) dikatakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda: Hari dimana manusia akan berdiri menghadap Tuhan semesta alam adalah selama setengah hari (Beliau menerangkan Al Quran surah ke-83 Al Muthaffifin).
Sudah kita ketahui bahwa setengah hari akhirat adalah 500 tahun. Hal ini bersesuaian dengan hadis Bukhari dan Muslim yang mengatakan bahwa “Kaum fakir miskin akan memasuki sorga sebelum orang-orang kaya selama setengah hari yaitu selama 500 tahun.
Perhitungan waktu menjelang kiamat adalah sebagai berikut:
1.Dihitung sejak terbit matahari dari arah Barat adalah karena setelah perkara itu terjadi maka tidak ada lagi dosa yang diampuni, segala pintu tobat ditutup, dan tidak diterima lagi syahadat. Artinya tidak ada lagi Islam.
2.Dan diakhiri hingga manusia berdiri di padang Mahsyar menghadap ALLAH adalah karena saat itu manusia baru dibangkitkan dari kubur dan belum dihisab.
3.Dari hadis-hadis di depan, maka kita ketahui jarak waktu:
•Matahari dari arah barat ~ tiupan pertama = 120 tahun
•Tiupan pertama ~ tiupan kedua = 40 tahun
•Tiupan kedua ~ kebangkitan seluruh manusia = 40 tahun
•Kebangkitan ~ perhisaban (penentuan sorga dan neraka) = 500 tahun
Sehingga, dapat disimpulkan bahwa jarak waktu dari terbitnya matahari dari arah Barat hingga berdiri di padang Mahsyar adalah 120 + 40 + 40 + 500 = 700 tahun
Kesimpulan perhitungan Imam Suyuthi:
Umur dunia = umur umat terdahulu + umur umat Islam + masa hari akhir
Telah kita ketahui bahwa:
•Perhitungan umur dunia adalah 7000 tahun
•Perhitungan umur umat-umat terdahulu adalah 4800 tahun
•Perhitungan masa sejak ditolaknya syahadat hingga kiamat adalah 700 tahun
Sehingga dapat dihitung,
Umur umat Islam = 7000 – 4800 – 700 = 1500 tahun
Kemudian dikurangi dengan masa kenabian dan kerasulan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, sehingga didapat bahwa sisa umur umat Islam adalah: 1500 – 23 = 1477 tahun
Darimana angka 23?
Sebagaimana kita ketahui bahwa sejak diutusnya Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam hingga beliau wafat adalah 23 tahun, dimana 13 tahun beliau SAW berada di Makkah, kemudian diperintahkan ALLAH untuk hijrah ke Madinah, disini beliau berdakwah hingga beliau wafat selama 10 tahun. Dan penulisan kalender Hijriah dihitung pada saat beliau Hijrah.
Imam Suyuthi menambahkan dalam kitabnya yang berjudul Al Kassaf ketika menerangkan tentang keluarnya Imam Mahdi ‘alaihis salam berkata: “Hadis-hadis hanya menunjukkan bahwa masa-masa (umur) umat ini (Islam) lebih dari 1000 tahun dan tambahannya sama sekali tidak lebih dari 500 tahun.
Jika umur Islam = 1477 tahun, dan sekarang kita berada di tahun 2006 Masehi atau 1427 Hijriah.
Maka sisa umur Islam adalah: 1477 – 1427 = 50 tahun.
“50 tahun adalah sisa umur umat Islam sejak masa ini.”
Jadi tahun 2056 masehi akan terjadi kegoncangan? Wallahu a‘lam.
IMAM IBNU RAJAB AL HANBALI
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda: Sesungguhnya masa menetap kamu dibandingkan dengan umat-umat yang telah berlalu adalah seperti jarak waktu antara salat Ashar hingga terbenamnya matahari.
Hadis diatas diriwayatkan dari Ibnu Umar oleh Imam Bukhari. Dan menurut penafsiran Ibnu Rajab, “umat-umat yang telah berlalu” itu adalah umat Nabi Musa (yahudi) dan umat Nabi Isa (nasrani) karena ada hadis sahih lain yang berbunyi seperti itu yang intinya membandingkan Islam dengan Ahli Kitab.
Beliau telah meletakkan keseluruhan masa dunia adalah seperti satu hari penuh dengan siang dan malamnya. Beliau menjadikan waktu yang telah berlalu dari umat-umat terdahulu dari masa Nabi Adam hingga Nabi Musa seperti waktu satu malam dari hari tersebut, dan waktu itu adalah 3000 tahun. Kemudian beliau menjadikan masa umat-umat yahudi, nasrani dan Islam adalah seperti waktu siang dari hari tersebut, maka berarti waktu itu juga 3000 tahun.
Kemudian beliau menafsirkan hadis Bukhari lainnya bahwa masa-masa amaliah umat Bani Israil (umat Nabi Musa) hingga datangnya Nabi Isa seperti setengah hari pertama, dan masa amaliah umat Isa adalah seperti waktu salat Zuhur hingga salat Ashar, dan masa amaliah umat Islam adalah seperti sesudah salat Ashar hingga terbenamnya matahari.
Jadi perhitungan menurut Ibnu Rajab itu sebagai berikut:
• Masa umat-umat Adam hingga Musa = satu malam penuh = 3000 tahun
• Masa umat-umat (yahudi – nasrani – Islam) = satu siang penuh = 3000 tahun
• Umur Yahudi = setengah hari dari siang tersebut = ½ dari 3000 = 1500 tahun
• Umur Nasrani = mengikuti hadis Muslim dari Salman al Farisi yaitu = 600 tahun
Maka umur umat Islam adalah 1500 – 600 = 900 tahun. Kemudian 900 tahun ini ditambahkan lagi 500 tahun (setengah hari akhirat) sebagaimana hadis dari Saad bin Abu Waqash riwayat Abu Dawud, Ahmad (yang ada dihalaman terdahulu).
Sehingga umur Islam menurut Ibnu Rajab adalah 900 + 500 = 1400 tahun, belum termasuk tambahan tahun. Namun beliau tidak menyebut berapa tahun tambahannya.
Perhitungan ini sama dengan method yang digunakan oleh Ibnu Hajar.
KESIMPULAN TIGA PENDAPAT
1.Umur Umat Islam menurut Al Hafidz Ibnu Hajar Al-Asqalani adalah 1476 tahun. Atau sisa 49 tahun lagi dari sekarang (2006).
2.Umur Umat Islam menurut Jalaluddin As-Suyuthi adalah 1477 tahun. Atau sisa 50 tahun lagi dari sekarang (2006).
3.Umur Umat Islam menurut Ibnu Rajab Al-Hanbali adalah lebih dari 1400 tahun.
APA YANG TERJADI JIKA UMUR UMAT ISLAM SUDAH BERAKHIR???
Setelah umur umat Islam berakhir (ditandai dengan wafatnya Nabi Isa Al-Masih), maka setelah itu kita orang Islam masih hidup. Ada yang mengatakan selama 40 tahun lagi. Namun selama itu tidak ada lagi mualaf (orang yang masuk Islam) dan syahadat yang diterima [artinya tidak ada lagi orang yang diterima masuk Islam], tidak ada lagi tobat yang diterima, karena pada akhir Umur Umat Islam itu matahari akan terbit dari arah Barat.
Kemudian manusia akan kembali kepada kekafiran dan kemunafikannya, bahkan lebih merajalela lagi.
PERHITUNGAN TAHUN KELUARNYA IMAM MAHDI ALAIHIS SALAM
SEKILAS TENTANG IMAM MAHDI
Kepercayaan terhadap kedatangan Imam Mahdi termasuk salah satu syariat dalam ajaran Islam ahlussunnah wal jamaah. Nama beliau tidak termaktub dengan terang dalam Bukhari dan Muslim melainkan hanya istilah Khalifah akhir zaman. Namun nama Imam Mahdi banyak disebut dalam kitab lain seperti As-Sunnan dan Al-Musnad oleh ahli-ahli hadis: Tirmizi, Nasa’i, Abu Dawud, Ibnu Majah, Ahmad dan lainnya. Bahkan derajat hadis yang menyatakan tentang Imam Mahdi mencapai tingkat mutawwatir dan shahih.
Adapun Imam Mahdi adalah pemimpin pertama sebelum manusia yang sebenarnya paling kita tunggu yaitu Nabi Isa ‘alaihissalam. Tentang kedatangan kembali Nabi Isa ini dengan terang disebut dalam banyak hadis Bukhari dan Muslim. Sehingga mahsyur lah keyakinan akan datangnya Imam Mahdi dan Nabi Isa.
Tentang kehadiran Imam Mahdi dan Nabi Isa, masih masyarakat banyak yang tidak mempercayainya. Mereka menganggapnya dusta, tahayul dan khurafat. Kepada masyarakat yang beranggapan begitu maka pantaslah kita sebut sebagai manusia bodoh, karena menolak hadis-hadis Rasulullah.
KILAS TENTANG IMAM MAHDI
Apa pentingnya Imam Mahdi dan Nabi Isa pada zaman kita?
Mereka berdua sangat penting dalam Islam, mereka akan menentukan hukum Islam yang sebenar-benarnya sesuai syariat ALLAH yang dibawa Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sehingga tidak ada lagi perselisihan dalam agama. Tidak ada lagi perbedaan Mazhab, semua akan melebur menjadi satu yaitu ahlussunnah sejati.
Imam Mahdi dan Nabi Isa adalah para pemimpin yang akan memutuskan siapakah di antara kita yang paling benar, apakah Salafyin, apakah Ikhwanul Muslimin & Hizbut Tahrir, apakah Syafi’i, Hanbali, Maliki atau Hanafi, ataukah aliran Thariqat dan lainnya. Kemudian Imam Mahdi dan Nabi Isa akan menuntun kita kepada kebenaran Islam yang mana tidak akan ada lagi perselisihan.
Dan di tangan Imam Mahdi dan Nabi Isa lah kemenangan Islam secara global ke seluruh dunia, menghancurkan sistem liberal dominasi Amerika Serikat dan Israel beserta sekutunya.
Demi ALLAH, Islam pastilah tidak akan dipecundangi oleh orang-orang kafir. Setelah gelap pasti terbitlah terang.
1. METODE PENGGABUNGAN
Metode penggabungan ini dipegangi oleh beberapa ulama dengan memilih dasar perhitungan dari Ibnu Hajar dan Imam Suyuthi yang hanya terpaut 1 tahun, sehingga mereka berasumsi bahwa umur Islam berada antara 1400 hingga 1500 tahun (atau 1476 ~ 1477), termasuk didalamnya adalah masa Khalifah Imam Mahdi dan masa Khalifah Nabi Isa.
Menurut hadis Abu Dawud, khalifah Imam Mahdi akan memimpin dunia selama 7 tahun. Sedangkan menurut hadis Thabrani, Al Bazaar dan Abu Nua’im, Imam Mahdi akan bersama umat muslim selama 7, 8 atau 9 tahun. Kita ambil yang paling memiliki kesamaan yaitu 7 tahun.
Dan masa Khalifah Nabi Isa adalah 40 tahun menurut hadis Abu Dawud.
Sehingga kemungkinan tahun keluarnya Imam Mahdi adalah:
1477 – 7 – 40 = 1430 Hijriah
Sekarang kita berada pada bulan Maret 2006 (Safar 1427 Hijriah), berarti 3 (tiga) tahun lagi insya ALLAH Imam Mahdi akan hadir untuk memenangkan Islam atas dunia yaitu tahun 2009 Masehi.
2. METODE HAJI AKBAR
Banyak pendapat tentang datangnya Imam Mahdi adalah pada saat pelaksanaan Haji Akbar. Antara lain dari Syaikh Al Barjanzi dan pemimpin thariqat Naqshbandyiah yaitu Mawlana Syaikh Nazim Adil al-Haqqani (beliau masih hidup). Dan beberapa ulama lain yang tidak terkenal.
Haji Akbar adalah musim haji dimana rukun wajib haji yaitu Wuquf di Arafah bertepatan dengan hari Jumaat. Sebagaimana kita ketahui, sangat banyak keutamaan dari hari Jumat. Ia adalah hari dimana bumi diciptakan, Nabi Adam diciptakan, hari raya umat Muslim dan hari berdirinya kiamat, dan hari berbangkit.
Perhitungan Haji Akbar dimana wuquf tepat berada pada hari Jumat 9 Dzulhijah adalah:
Hari Jumat, tanggal 27 November 2009 Masehi.
Yaitu bertepatan dengan hari Jumat, tanggal 9 Dzulhijah 1430 Hijriah.
3. METODE MASA EMAS (KEJAYAAN) BANI ISRAIL
Pendapat ini adalah milik kaum Yahudi, Nasrani. Kita hanya mengambilnya sebagai iktibar dan perbandingan saja.
Mereka berpendapat bahwa masa datangnya Anti-Christ (manusia yang akan membinasakan orang-orang Kristen) adalah 1 hari setelah masa kemenangan Kaum Jehova (Yahudi). 1 hari itu sendiri adalah 40 tahun menurut Kitab mereka.
Apabila kemenangan Yahudi itu dianggap terhitung mulai mereka menyerang ibukota Palestina dan mengusir mereka, kemudian berkuasa atas tanah suci Yerussalem 3 agama langit (Yahudi-Nasrani-Islam) adalah pada tahun 1967.
Maka saat-saat kedatangan Anti-Christ itu adalah:
1967 + 40 = 2007 Masehi
Jadi 2 tahun lagi yaitu pada 2007 diperkirakan dunia akan memasuki episode baru peperangan tiga agama langit.
Prediksi ini satu tahun lebih cepat, jika rencana mereka untuk menghancurkan Masjid Al Aqsa dan membangun Solomon Temple diatasnya terlaksana pada tahun 2008 Masehi.
Wallahu A’lam
Hanya ALLAH yang Maha Mengetahui.
Ya ALLAH, ampunilah segala kekurangan dan dosa kami.

7 Fakta Unik Seputar Miss V

Miss V! Begitu unik, misterius, dan merupakan salah satu organ seksual yang sangat penting bagi wanita. Sama seperti sidik jari dan tekstur permukaan lidah, demikian pula dengan Miss V. Tak ada seorang wanita pun yang memiliki 'model' Miss V serupa di dunia ini. Ingin tahu lebih dekat tentang berita-berita menarik seputar alat kelamin wanita ini? Kita intip yang mau lewat berikut ini yuk.

1. 'Rambutnya' bisa sangat panjang
Seorang wanita bernama Maoni Vi, asal Capetown, Afrika Selatan, dikabarkan memiliki rambut area genital terpanjang. Setelah diukur, panjang rambut area pubisnya mencapai 28 inci (sekitar 70 cm). Apakah kini ia mencukur, atau malah mengepang rambut tersebut? Hmm, tak ada yang tahu...

2. Ukuran raksasa
Bukan hanya 'milik' pria saja yang bisa berukuran big size, namun Miss V wanita juga bisa. Nama Anna Swan tercatat dalam sejarah sebagai wanita pemilik Miss V terbesar. Hal ini tentu tak mengherankan, mengingat tinggi tubuhnya yang mencapai 2,27 meter. Jadi otomatis, semua bagian tubuhnya memiliki ukuran super besar juga bukan?

3. Bisa mengangkat beban
Aneh memang, namun berbagai media memuat nama Tatiata Kozhevnikova sebagai pemilik Miss V terkuat. Bayangkan saja, dengan alat kelaminnya, Tatiata bisa mengangkat barbel seberat 14 kg.

4. Elastisnya labia
Sementara wanita Amerika sibuk mengoperasi miliknya agar kembali kencang, para wanita Rwanda justru sibuk meregangkan labia mereka. Dalam budaya setempat, semakin panjang labia, maka semakin baik pula hubungan seks yang mungkin terjadi. Sementara World Health Organization menganggap hal ini sebagai mutilasi bagi alat genital perempuan, namun labia kendur justru dianggap sebagai aset berharga di negara terpadat kawasan Afrika Tengah ini.

5. Wanita tanpa Miss V
Seorang wanita bernama Susan tercatat lahir tanpa Miss V. Namun ia tidaklah sendiri, sebab survei menunjukkan 1 dari 4000 wanita memiliki nasib serupa. Menurut catatan medis, "Secara eksternal, area genital para wanita tanpa Miss V itu normal-normal saja. Mereka memiliki klitoris, labia, dan uretra, semua pada tempatnya. Perbedaannya terletak pada Miss V yang hanya muncul seperti lesung kecil." Kondisi ini menyebabkan para wanita tersebut diklaim tidak memiliki Miss V (Agenesis Vagina).

6. Bermain musik
Keunikan lainnya adalah Miss V ternyata bisa dipakai untuk bermain musik. Dan, Kazoo (instrumen musik yang suaranya mirip suara lebah) adalah alat musik yang dipilih Amy Watson untuk menunjukkan kemampuan uniknya tersebut.

7. Dua Miss V
Jika beberapa wanita lain harus menerima kenyataan hidup tanpa Miss V, maka berkah khusus datang pada Lauren Williams yang dianugerahi 2 Miss V, 2 serviks, dan 2 rahim.

sumber: http://www.duniakita.info/2010/12/7-fakta-unik-seputar-miss-v.html