Berikut fakta-fakta yang ditemui seputar Disfungsi Ereksi atau impotensi yang menjadi momok menakutkan.
Disfungsi ereksi (DE) atau yang biasa dikenal dengan nama impotensi memang menjadi momok yang menakutkan bagi kaum lelaki. Pasalnya yang terganggu bukan cuma urusan syahwat saja, namun juga menyangkut harga diri seorang lelaki. Padahal disfungsi ereksi sangat terkait dengan gaya hidup dan penyakit.
Meskipun ada juga yang sifatnya disfungsi ereksi temporer, karena berhubungan dengan faktor psikis. Misalnya suami mendadak impoten dengan pasangan karena ternyata dia memendam rasa sakit hati terhadap pasangannya. Namun saat harus 'bertempur' dengan wanita lain, alat vitalnya masih berfungsi normal.
Apakah semua disfungsi harus diobati dengan obat resep dokter? Ternyata tak semua kasus 'melempemnya' kejantanan harus ditangani dengan obat-obatan.
Untuk kasus DE terkait faktor psikis, biarpun diberi obat, namun jika akar masalahnya tidak ditemukan, maka hasilnya akan sia-sia.
Meskipun ada juga yang sifatnya disfungsi ereksi temporer, karena berhubungan dengan faktor psikis. Misalnya suami mendadak impoten dengan pasangan karena ternyata dia memendam rasa sakit hati terhadap pasangannya. Namun saat harus 'bertempur' dengan wanita lain, alat vitalnya masih berfungsi normal.
Apakah semua disfungsi harus diobati dengan obat resep dokter? Ternyata tak semua kasus 'melempemnya' kejantanan harus ditangani dengan obat-obatan.
Untuk kasus DE terkait faktor psikis, biarpun diberi obat, namun jika akar masalahnya tidak ditemukan, maka hasilnya akan sia-sia.
Biasanya jika DE karena faktor psikis, jika akar masalahnya ketemu, maka alat vital laki-laki akan berfungsi normal lagi. Tak jarang, kasus DE yang Anda dengar ternyata hanya sebatas isapan jempol belaka tanpa dilandasi bukti ilmiah. Misalnya mengenai penyebab impotensi itu sendiri.



